Juni 13, 2024

diksinews

Membuat Kata Jadi Lebih Bermakna

Pemkab Serang Libatkan Paskibraka dan Kang Nong Disemua Event

2 min read

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka bukan hanya melaksanakan tugas mengibarkan bendera pada momen Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, melainkan Paskibraka merupakan program kaderisasi sebagai calon pemimpin yang berkarakter pancasila.

Selain Paskibraka, ada pula Kang Nong yang mana untuk bisa menjadi bagian Paskibraka maupun Kang Nong wajib mengikuti seleksi yang sangat ketat. Sehingga dipastikan, baik paskibraka maupun kang nong para generasi anak muda yang mempunyai karakter disiplin dan wawasan yang sangat luas.

Diketahui saat ini, untuk seleksi Calon Anggota Paskibraka Kabupaten Serang dibawah naungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Serang. Sedangkan seleksi Kang Nong Kabupaten Serang dibawah naungan Dinas Kepemudaan Olah raga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang.

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) kabupaten Serang, Febrianto mengungkapkan bahwa setelah suksesnya beberapa seleksi dan Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkab Serang seperti hasil penjaringan atau seleksi Kang Nong dan Paskibraka tingkat Kabupaten Serang.

Kiranya, patut diinisiasi pembinaan dan pemberdayaan keanggotaanya seperti sebagai generasi pelapor berbagai kegiatan dan aktifitas berbasis kepedulian sosial (social care) dan kegiatan keagamaan.

BACA JUGA  Bangga! Atlet Surfing Kabupaten Serang Siap Ikuti Grand Final di Bali

”Seizin pimpinan Ibu Bupati dan Pak Sekda, kami akan melibatkan mereka disegala lini event organization yang diselenggarakan oleh Pemkab Serang, diantaranya yang sudah barang pasti Pengibaran Bendera Merah Putih (Hari Kemerdekaan Indonesia), Hari Jadi Kabupaten Serang, Event MTQ, bakti sosial dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan lainnya,”ujarnya melalui keterangan tertulisnya pada Senin, 3 Juni 2024.

Menurut Febrianto, saat ini tantangan generasi muda atau kaum Mileneal maupun Gen Z bukanlah berperang atau mengusir penjajah. ”Akan tetapi, bagaimana menjadi tangguh, siaga dan ulet mempertahankan budaya baik menjunjung nasionalisme dan religiusitas masyarakat Kabupaten Serang,” katanya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *