May 10, 2021

diksinews

Membuat Kata Jadi Lebih Bermakna

Tarik Investor, DPMPTSP Kabupaten Serang Berikan Kenyamanan Berinvestasi

2 min read

Untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan berinvestasi kepada investor, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang berkomitmen untuk memberikan pelayanan perizinan dan non perizinan secara optimal pada para investor. Kemudahan dan kenyamanan berinvestasi jadi prioritas DPMPTSP Kabupaten Serang saat ini.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Serang Syamsudin mengatakan, DPMPTSP Kabupaten Serang fokus pada dua bidang, bidang yang pertama terkait investasi, yang kedua terkait pelayanan perizinan. Syamsudin memastikan iklim investasi di Kabupaten Serang dari tahun ketahun ditargetkan meningkat bahkan capaiannya melebihi target.

“Kami fokus bagaimana caranya Investasi bisa meningkat dan target yang diberikan 3 persen pertahun melalui RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) bisa dicapai,” tuturnya.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah

Syamsudin membeberkan, untuk target investasi 2021, PMA ditargetkan Rp 2.474.260.242.832 dan PMDN ditargetkan Rp 2.972.059.450.832. Sektor investasi yang mendominasi di Kabupaten Serang masih sektor industri.

Sementara itu, untuk sektor lainnya, DPMPTSP juga turut mendukung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untukmempromosikan, seperti sektor pertanian dan pariwisata.

BACA JUGA  Jelang Festival Cisadane 2019, Pemkot Tangerang Berbenah

Para investor juga diharapkan tidak ragu untuk berinvestasi di Kabupaten Serang, selain memiliki banyak potensi di berbagai sektor, Kabupten Serang juga terbilang aman untuk berinvestasi. Sejauh ini menurut DPMPTSP, investasi di Kabuaten Serang kondusif, terlebih sekarang ada perintah Presiden melalui Kapolda, Polres untuk membantu investor memudahkan masuk di daerah masing-masing.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa

Ia menjelaskan, untuk ketersediaan lahan di Kabupaten Serang juga masih terbuka, “Apalagi dengan terbukanya akses tol baru (Tol Serang-Panimbang). Bahkan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) kita juga menyesuaikan, ada untuk industri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lahan yang disiapkan untuk kawasan industri, di Serang yang paling besar jika dibandingkan dengan daerah lain.“Namun, realisasinya yang sudah tercapai sekarang kita masih kalah dengan Purwakarta dan Bekasi. Tapi lahan yang ada itu masih lebih luas,” katanya.

Perizinan investasi di Kabupaten Serang sudah menggunakan onlone. Sebelumnya ada sistem informasi manajemen perizinan online (Simponie), kemudian beralih ke aplikasi siCantik Cloud (Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan Terpadu untuk Publik) dari Pemerintah pusat.

BACA JUGA  DPMD Kabupaten Serang: BUMDes Berkembang, Ekonomi Masyarakat Desa Meningkat

“Target kita 2021 ini harus dari Simponie ke si Cantik, kalau Simponie itu program yang kita bangun tersedia tadinya, karena itu disarankan oleh KPK untuk melihat mencontoh Tangerang Selatan. Kemudian pusat memberikan peluang melalui SiCantik dan 2021 ini kita target. Saat ini belum semua berjalan efektif sebab prosesnya juga sudah berubah, aturannya juga berubah,” tuturnya.[Adv]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *