June 24, 2021

diksinews

Membuat Kata Jadi Lebih Bermakna

Pamatwil Polres Serang Tinjau Pos Pam Operasi Ketupat Maung 2021

1 min read

Berhenti beroperasinya KRL berimbas pada layanan angkutan umum dan menyebabkan tidak adanya penumpang bagi supir angkot yang ada terminal Mandala, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak-Banten, Senin (10/5).

Tidak beroperasinya angkot ini membuat beberapa supir angkot di Terminal Mandala, melayangkan protes unik kepada Pemerintah Kabupaten Lebak dengan membawa keranda mayat di atas mobil angkot.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Ilham Bule mengatakan, bahwa kebijkan pemerintah dinilai rancu jika pemberhentian layanan penumpang untuk KRL hanya di Lebak saja. Semestinya di seluruh Indonesia.

“Kami disini masyarakat lemah, kami disini mengais rejeki per satu tahun sekali dari arus mudik,” ujar Ilham saat ditemui ketika aksi berlangsung. Ilham juga melanjutkan bahwa KRL ini adalah jalan satu-satunya untuk mencari nafkah saat bulan ramadan ini.

“Kalo diputuskan begini maka kami semuanya gak makan. Khususnya masyarakat Rangkasbitung dan Kabupaten Lebak sangat mengeluh dan merasa terpukul” ungkap Ilham. Seluruh supir angkot yang ada Terminal Mandala memohon kepada Pemerintah Kabupaten Lebak khususnya Bupati Lebak untuk mencabut larangan beroperasinya KRL tersebut. Kegiatan aksi tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan dari pemerintah untuk meminimalisasi Penyebaran Covid 19.[]

BACA JUGA  Terima Dokumen 85 Anggota DPRD Banten Baru, Gubernur: Semoga Dapat Dilantik Tepat Waktu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *