January 22, 2021

diksinews

Membuat Kata Jadi Lebih Bermakna

Meski Beda Keyakinan, Astrid Kuya dan Sang Ibunda Saling Menyayangi

1 min read

Astrid Kuya sempat bikin heboh ketika menceritakan permasalahan masa lalunya bersama keluarga. Fakta baru pun terungkap jika Astrid ternyata adalah seorang mualaf. Sebelum dinikahi Uya Kuya, Ia lahir dan tumbuh besar di keluarga Nasrani. Bahkan, ibunya yang berprofesi sebagai pendeta dulu sempat tak merestui hubungan Astrid dan Uya.

Semasa kuliah, Astrid lantas mengenal Islam dan tertarik untuk jadi mualaf. Keinginan itu sudah terbesit bahkan sebelum Astrid mengenal Uya Kuya.

Tentu saja awalnya keputusan Astrid ditentang keras oleh keluarga, tak terkecuali sang ibunda yang berprofesi sebagai pendeta. Namun pada akhirnya, Astrid tetap kukuh pada pendiriannya. Ia pun menjadi seorang mualaf dan menikah dengan Uya Kuya.

Secara perlahan, pihak keluarga pun mulai menerima keputusan Astrid. Dan kini, mereka sudah hidup damai. Astrid membuktikan jika perbedaan keyakinan tak membuat rasa sayangnya pada sang ibunda luntur begitu saja.

Tak cuma berdamai dengan Astrid, pihak keluarga juga mulai menerima kehadiran Uya Kuya. Istimewanya, Astrid tak pernah lupa menuliskan ungkapan Selamat Hari Ibu kepada sang ibunda tiap tahunnya. Tentu dengan caption yang penuh cinta.[]

BACA JUGA  Kabupaten Serang Sudah Berubah, Kinerja Tatu-Pandji Diapresiasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *