Juni 13, 2024

diksinews

Membuat Kata Jadi Lebih Bermakna

Ketua MUI Banten Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung saat Ibadah Haji

2 min read
Ketua MUI Provinsi Banten, KH Hamdi Ma’ani, meninggal dunia diduga akibat serangan jantung saat tiba di Jeddah, Arab Saudi, untuk menunaikan ibadah haji.
Kabar meninggalnya Ketua MUI Banten itu pertama kali disampaikan oleh Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja sama Internasional MUI Provinsi Banten, H Akhmad Jajuli, melalui pesan WhatsApp yang diterima, Jumat (7/6).
“Innalillahiwainnailaihi rooji’un. Telah berpulang ke rahmatullah Abah KH. TB. HAMDI MA’ANI RUSYDI Bin KH. TB. MA’ANI RUSYDI pada hari Jumat, 07 Juni 2024 WIB (Waktu Jeddah Saudi Arabia) dalam perjalanan menunaikan Ibadah Haji Tahun 1445 H/2024 M,” tulis Jajuli melalui pesan WhatsApp.
KH Hamdi Ma’ani bertolak dari kediamannya di Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten menuju Arab Saudi untuk menunaikan ibadah pada Kamis, (6/6) melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Saat dikonfirmasi, Pjs Kepala Desa Purwaraja, Usep Sudarmana membenarkan meninggalnya salah satu ulama karismatik di Provinsi Banten tersebut. Menurutnya, almarhum mengembuskan napas terakhir saat baru tiba di hotel Jeddah, Arab Saudi, untuk beristirahat.
“Iya betul, meninggal tadi malam jam 23.17 waktu Jeddah. Ini saya baru selesai salat gaib di Ponpes Malnu Pusat Menes bersama unsur Muspika Menes, para alim ulama dan kiai. Tadi salat gaib sekitar jam 10.00 WIB,” kata Usep.
“Info dari orang Kemenag itu beliau terkena serangan jantung ketika tiba di Jeddah, jadi beliau terlihat kelelahan, terus istirahat sejenak di kamar hotel, setelah itu beliau terkena serangan jantung dengan posisi duduk saat membuka koper, mau ngambil sendal,” sambungnya.
Almarhum sempat dilarikan ke rumah sakit setempat setelah sempat tak sadarkan diri, namun tim medis menyatakan nyawa Ketua MUI Banten tak dapat terselamatkan.
“Sempat dibawa ke rumah sakit setempat, dan dipastikan oleh dokter kalau beliau telah meninggal dunia,” ujar Usep.
Jenazah almarhum rencananya tidak akan dibawa ke rumah duka, karena saat ini pihak keluarga dibantu dari Kemenag tengah mengupayakan untuk mensalatkan almarhum dan memakamkannya di Makkah, Arab Saudi.
“Tidak dipulangkan ke Menes, posisi jenazah sekarang di Jeddah. Tapi diupayakan pihak keluarga dan Kemenag untuk disalatkan dan dimakamkan di Makkah sekarang,” tutupnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *