Mei 26, 2024

diksinews

Membuat Kata Jadi Lebih Bermakna

Kabar Gembira, Bapenda Kabupaten Serang Hapuskan Denda Pajak hingga November

3 min read

Dalam rangka menstimulus wajib pajak agar membayar pajak, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang melakukan berbagai upaya agar partisipasi masyarakat meningkat dalam membayar pajak, diantaranya mengeluarkan kebijakan penghapusan denda untuk semua jenis pajak hingga bulan November 2023.

Kepala Bapenda Kabupaten Serang Mohamad Ishak Abdul Raup mengatakan, kebijakan itu untuk meningkatkan pendapatan daerah. Sampai saat ini capaian pajak di Kabupaten Serang sudah mencapai 50 persen. Dari 10 jenis pajak daerah, sebut dia, hanya ada dua yang belum memenuhi target yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Kepala Bapenda Kabupaten Serang Mohamad Ishak Abdul Raup

“Sektor yang di atas 50 persen mulai dari pajak restoran, reklame, pajak air bawah tanah,” jelasnya.

Ia mengatakan, pembayaran untuk PBB setiap tahunnya memang selalu menunggu watu jatuh temponya. Untuk itu pihaknya optimis capaian pajak di Kabupaten Serang akan maksimal.

“PBB belum mencapai target karena jatuh temponya setiap bulan November, jadi kadang masyarakat menunggu hingga jatuh tempo. Target kita tentu 100 persen, sampai dengan sebelum batas akhir waktu. Mudah-mudahan pas akhir anggaran selesai kita bisa tercapai,” jelasnya.

BACA JUGA  Jokowi Tinjau Vaksinasi di 11 Provinsi dalam Sehari

Apresasi Bagi Wajib Pajak

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan penghargaan kepada puluhan wajib pajak. Penghargaan diberikan langsung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah pada gelaran Anugerah Pajak Daerah Kabupaten Serang 2023 beberapa waktu lalu.

“Anugerah Pajak Daerah ini tahun kedua dilaksanakan Bapenda Kabupaten Serang. Ini apresiasi kami kepada wajib pajak dari berbagai kategori, dari mulai perusahaan, PPAT, pemerintah desa, dan perorangan,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Menurutnya, pajak daerah merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah. Oleh karena itu, berbagai inovasi dan pelayanan terus dilakukan oleh Pemkab Serang untuk mendorong wajib pajak lebih taat dan maksimal menunaikan kewajibannya.

“Mudah-mudahan, pascapandemi ini, ekonomi perusahaan kembali bangkit dan pajak daerah terus meningkat. Kami juga mendorong pemerintah kecamatan dan desa lebih mengoptimalkan pendapatan daerah, terutama dari pajak bumi dan bangunan atau PBB,” ujarnya.

Tatu menyampaikan sejumlah capaian program pembangunan yang ditopang dari pendapatan asli daerah, yakni betonisasi 601,13 kilometer jalan kabupaten, insentif pendidik dan tenaga kependidikan, dan bantuan ambulans desa. Selain itu, ada beasiswa guru PAUD, beasiswa SD-SMP, hingga perguruan tinggi. Serta berbagai program lainnya. Menurutnya, dari berbagai inovasi Bapenda Kabupaten Serang, termasuk Anugerah Pajak Daerah, ada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) hingga Rp 76 miliar.

BACA JUGA  Temuan Kerangka Manusia di Serang Sudah Teridentifikasi

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah

“Peningkatan ini kita kejar terus karena kontribusi PAD terhadap pendapatan APBD saat ini mencapai 25 persen. Kita akan terus tingkatkan lebih dari itu,” tutur Ishak.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa

Menurutnya, ada potensi peningkatan pendapatan daerah dari PBB dan BPHTB, sebab ada penyesuaian terhadap nilai jual objek pajak (NJOP) yang belum berubah sejak 2011. “Atas kebijakan Ibu Bupati, ada stimulus hingga 60 persen, jadi dari BPHTB ini juga bisa terus kita tingkatkan. Alhamdulillah, ada relaksasi denda pajak juga, jadi kami optimistis pembayaran pajak akan bisa terus meningkat,” tutupnya.[Adv]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *