October 28, 2021

diksinews

Membuat Kata Jadi Lebih Bermakna

Jadi Garda Terdepan Penanggulangan Bencana, BPBD Kabupaten Serang Fokus pada Enam Area Penyebaran Covid-19

2 min read

Untuk menekan angka penularan Covid-19, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang berfokus pada enam area yang dianggap bisa menjadi klaster baru penyebaran virus Corona. Enam area tersebut yaitu pasar, perhotelan, pariwisata, pendidikan, perkantoran, dan tempat ibadah.

Sejak pandemi Covid-19 dinyatakan sebagai bencana skala nasional, BPBD Kabupaten Serang aktif membagikan informasi tentang bahaya virus Corona, informasi peta identifikasi sebaran Covid-19 di Kabupaten Serang, informasi langkah-langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19, serta mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan melalui akun resmi Instagram Humas BPBD Kabupaten Serang.

Tubagus Maftuhi selaku Sekretaris BPBD Kabupaten Serang, BPBD Kabupaten Serang giat melakukan kegiatan di lapangan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yaitu di antaranya adalah pembagian masker, sosialisasi penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan di 29 Kecamatan yang berada di Kabupaten Serang, penyemprotan disinfektan di gedung-gedung perkantoran dinas Kabupaten Serang serta di 29 Kecamatan, dan pemakaman jenazah Covid-19.

“Di beberapa bulan lalu begitu kontinyu bersama-sama Satgas baik TNI, Polri dan masyarakat untuk menyampaikan sosialisasi terkait dengan prokesnya. Sudah kita lakukan di beberapa Kecamatan, di wilayah industri, perusahaan, perhotelan dan pariwisata,” ujarnya.

BACA JUGA  Kejati Banten Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Masker Nakes

Saat memasuki situasi New Normal, BPBD Kabupaten Serang juga melakukan razia masker di 29 Kecamatan yang berada di Kabupaten Serang dengan sasarannya yakni pasar tradisional, tempat hiburan dan tempat wisata. BPBD Kabupaten Serang memberikan teguran langsung, membagikan masker gratis, dan mengingatkan tentang bahaya Covid-19 terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Giat patroli telah dilakukan di beberapa tempat wisata, salah satunya yaitu Pantai Anyer – Cinangka. Patroli dilakukan untuk memantau para warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan saat berkunjung ke pantai. Hingga saat ini BPBD Kabupaten Serang terus melakukan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Serang untuk tetap memakai masker serta berjaga jarak guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Di samping bencana nasional yang belum usai, banyak bencana alam pun yang terjadi di Kabupaten Serang. Oleh karena itu, semua pihak baik BPBD Kabupaten Serang maupun masyarakat secara bersama-sama melakukan upaya baik pada pra bencana, saat bencana maupun pasca bencana.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah

Program penanggulangan bencana dan kedaruratan sudah dilakukan setiap tahun di 29 kecamatan yang ada di Kabupaten Serang. Salah satunya yaitu memberikan pemahaman terhadap masyarakat berkaitan dengan penanggulangan dan dampak banjir yang sering menjadi salah satu bencana saat musim hujan setiap tahunnya.

BACA JUGA  Lantik 41 Pejabat Pengawas, Administrator dan Kepala UPT Kesehatan, Airin Ingatkan Pentingnya Turun Kelapangan

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana, penyusunan Rencana Kontijensi Bencana Tsunami ini dilakukan sebagai suatu proses identifikasi dan penyusunan rencana yang didasarkan pada keadaan kontinjensi atau yang belum tentu. Jika bencana tsunami terjadi, maka rencana kontinjensi dipakai untuk menjadi rencana operasi setelah ada penetapan status darurat bencana tsunami.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana

Perencanaan kontinjensi merupakan prasyarat bagi tanggap darurat yang cepat dan efektif. Jika tanpa perencanaan kontinjensi, banyak waktu yang akan terbuang untuk menanggapi keadaan darurat.[Adv]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *