Mon. Jul 6th, 2020

diksinews

Membuat Kata Jadi Lebih Bermakna

IPM Meningkat, Ketua DPRD: Pemkab Serang Fokus pada Semua Sektor

2 min read

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Serang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2019, IPM Kabupaten Serang mencapai 66,38 persen. Terhitung sejak 2016, IPM Kabupaten Serang 65,12 persen. Kemudian, pada 2017 naik menjadi 65,60 persen, 2018 naik 65,93 persen, dan 2019 menjadi 66,38 persen (selengkapnya lihat grafis). Berdasarkan angka statistik, indeks pendidikan di Kabupaten Serang juga naik dari 57,33 poin pada 2016 menjadi 58,86 poin pada 2019.

Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengatakan, meningkatnya IPM sebagai tanda bahwa Pemkab Serang di bawah kepemimpinan Tatu fokus pada pembangunan semua sektor penunjang IPM. Kemudian, program yang sudah direncanakan sesuai dengan target. “Karena tidak mungkin IPM meningkat jika program yang dibuat tidak tepat sasaran,” katanya.

Ia mengatakan, juga ikut mendukung pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Serang. Tentunya, sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai lembaga legislasi. “Mulai dari membuat regulasi yang akan meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan, melakukan penganggaran untuk program yang pro-rakyat dan melakukan pengawasan pada proses perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan,” ujarnya.

BACA JUGA  Resep Sederhana Putu Mayang Bihun

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, di bidang pendidikan memiliki program beasiswa untuk siswa SD, SMP, mahasiswa, Guru PAUD, hingga program kejar paket. Untuk beasiswa siswa SD disiapkan 1.650 siswa pertahun, SMP 2.452 siswa, guru PAUD 351 orang, dan untuk jenjang perguruan tinggi sebanyak 102 mahasiswa. “Untuk program kejar paket kita siapkan 3.308 peserta,” katanya, Senin (22/6).

Untuk program kesehatan, pihaknya melakukan berbagai program. Di antaranya, pemberian bantuan penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan untuk 27.244 warga miskin dengan anggaran Rp11,5 miliar, hibah 100 unit ambulans desa, dan pemberian kartu jaminan kesehatan untuk 5.304 kader posyandu dan insentif 1.796 kader KB.

Kemudian, program jaminan persalinan di 31 puskesmas dengan anggaran Rp1 miliar, penerimaan 50 tenaga harian lepas bidang kesehatan untuk puskesmas, serta peningkatan kualitas melalui akreditasi fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas hingga RSUD dr Dradjat Prawiranegara (RSDP).

“Akreditasi RSDP sekarang sudah paripurna. Indeks Kesehatan Kabupaten Serang naik dari 72,65 poin pada 2016 menjadi 75,12 poin pada 2019,” imbuh Tatu.

BACA JUGA  Puluhan Ulama Dampingi Tatu Daftar Bacalon Pilkada ke Tiga Parpol

Di bidang infrastruktur, pihaknya sudah membangun 434,44 kilometer selama periode 2016 hingga 2020 dengan sistem betonisasi. Pada 2016, jalan rusak di Kabupaten Serang sepanjang 474,77 kilometer. Kemudian, pada 2020 tersisa 76,63 kilometer. Pihaknya menargetkan pembangunan jalan tuntas pada 2021.[Adv]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *